Toksin Botulinum Area Khusus (Botox)
Menangani hingga kekhawatiran terkecil dengan cermat untuk keseimbangan wajah
- Prosedur yang disesuaikan per area
- Perbaikan kesan wajah yang halus
- Prosedur yang relatif praktis
*Semua harga belum termasuk PPN.
Event
Apa itu Toksin Botulinum Area Khusus (Botox)?
Toksin botulinum area khusus (Botox) adalah prosedur yang menggunakan toksin botulinum murni untuk menghambat pelepasan neurotransmiter asetilkolin, menutupi kekurangan pada area yang selama ini dikeluhkan.
- DurasiSekitar 10 menit
- AnestesiAnestesi pendinginan
- Masa PemulihanDapat langsung beraktivitas seperti biasa
- Masa BertahanSekitar 4-6 bulan
Perubahan yang bisa Anda harapkan
Meredakan gerakan berlebihan
Meredakan sementara gerakan otot berlebihan di area yang mengganggu, membantu menjaga ekspresi tetap alami.
Memperbaiki keseimbangan wajah
Menyesuaikan bagian yang diperlukan berdasarkan struktur dan gerakan wajah, membantu membentuk kesan wajah yang seimbang.
Kesan yang alami
Perawatan yang cermat pada area yang diperlukan menghadirkan perubahan alami yang tidak berlebihan.
Perawatan sesuai keluhan pribadi
Bukan prosedur yang seragam, melainkan perawatan selektif sesuai area keluhan dan karakteristik tiap orang.

Direkomendasikan untuk Anda
- Anda yang menginginkan kesan wajah lebih lembut
- Anda yang ingin memperbaiki keseimbangan wajah secara alami
- Anda yang menginginkan perawatan efektif dengan pemulihan cepat
- Anda yang ingin memperbaiki penampilan dengan prosedur sederhana
Tindakan Pencegahan Pasca Perawatan
- Mencuci muka dan merias wajah dapat dilakukan 2-3 jam setelah perawatan.
- Hindari menggosok atau memberi rangsangan berlebihan pada area perawatan.
- Sebaiknya hindari alkohol, sauna, dan ruang uap selama satu minggu setelah prosedur.
- Karena berupa suntikan, memar dan bengkak dapat muncul tergantung kondisi kulit, namun akan mereda dalam beberapa hari.
FAQ Pertanyaan Umum
Dengan dosis yang tepat dan titik suntik yang akurat, hasil perbaikan bisa didapat sambil menjaga ekspresi tetap alami.





